Bagaimana Syarat Mendaftar Fellow of the Asian Pacific Society of Respirology (FAPSR)?

Apakah itu Asian Pacific Society of Respirology (APSR)?

Asian Pacific Society of Respirology (APSR) adalah organisasi profesi regional bidang kedokteran yang fokus pada penyakit paru dan kesehatan pernapasan. Organisasi ini berkedudukan di Tokyo, Jepang, dan memiliki anggota dari berbagai negara yang tidak sebatas pada wilayah Asia Pasifik. Organisasi ini didirikan sejak 1986 yang diprakarsai para ahli penyakit paru di wilayah Asia Pasifik. Salah satunya adalah alm. Prof. dr. Hadiarto Mangunnegoro, Sp.P(K) yang juga merupakan salah satu perintis bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi di Indonesia.

Bagaimana Syarat menjadi Anggota APSR?

Terdapat tiga jenis keanggotaan APSR, yaitu anggota mahasiswa (undergraduate student), anggota istimewa (associate), dan anggota biasa (ordinary).

Syarat anggota mahasiswa adalah:

Seseorang dengan status mahasiswa purna waktu di bidang kedokteran, keperawatan, dan bidang lainnya yang terkait.

Syarat anggota istimewa adalah:

  • Seseorang dengan latar belakang sarjana di bidang kesehatan (kedokteran, keperawatan, dan lainnya) dengan penghasilan yang berada di bawah batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) di Indonesia
  • Seorang perawat, fisioterapis, terapis okupasional, dietisien, terapis wicara, apoteker, teknisi kedokteran dengan keminatan di bidang penyakit paru dan kesehatan pernapasanSeorang profesional kesehatan yang sudah tidak aktif bekerja, berusia di atas 70 tahun untuk dokter, dan usia berapapun bagi perawat dan profesi lain

Untuk anggota mahasiswa dan anggota istimewa akan memperoleh reduksi iuran tahunan keanggotaan, sehingga akan dibutuhkan bukti berupa dokumen terkait status tersebut di atas

Syarat anggota biasa adalah:

Seorang yang memiliki kompetensi dan kewenangan sebagai profesional kesehatan.

Apa saja kewajiban dan manfaat menjadi anggota APSR?

  • Seluruh jenis anggota APSR wajib membayar iuran tahunan yang ditentukan berdasarkan kondisi negara anggota tersebut tinggal. Demikian rupa, bila anggota berasal dari Indonesia, maka akan dibebankan biaya tahunan sebesar USD 10 hingga USD 25.
  • Periode keanggotaan APSR adalah 1 April hingga 31 Maret tahun berikutnya, kapan pun seseorang melakukan pendaftaran sebagai anggota. Dengan demikian, sebaiknya pendaftaran dilakukan setelah 1 April supaya menerima manfaat penuh keanggotaan APSR.
  • Seluruh jenis anggota APSR memiliki hak untuk berkoresponden dengan berbagai ahli penyakit paru dan kesehatan pernapasan di berbagai agenda ilmiah yang diselenggarakan APSR maupun asosiasi terkait lainnya
  • Seluruh jenis anggota APSR memiliki hak untuk mendapatkan potongan biaya kehadiran kongres APSR yang diadakan setiap tahun. Sebagai informasi, Indonesia sebagai tuan rumah kongres APSR terakhir kali adalah pada 2014 di Nusa Dua, Badung, Bali. Arsip kegiatan terkait: https://www.apsresp.org/congress/2014.html
  • Seluruh jenis anggota APSR memiliki hak untuk memperoleh penghargaan, hibah, atau beasiswa yang ditawarkan oleh APSR atau organisasi terkait sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku
  • Anggota APSR memiliki hak memilih dan dipilih di berbagai bidang organisasi APSR sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku
  • Anggota APSR jenis anggota biasa memiliki hak untuk mendaftar FAPSR
  • Seluruh jenis anggota APSR memiliki hak istimewa terhadap dua jurnal ilmiah utama APSR:
    1. Respirology (https://onlinelibrary.wiley.com/journal/10.1111/(ISSN)1440-1843). Jurnal ini terbit sejak 1996, menampilkan penelitian dan tinjauan pustaka di bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi. Hingga November 2021, Respirology merupakan jurnal Q1 dengan ranking SJR 1,86 (2020) menurut Scimago. Anggota APSR dapat mengakses jurnal ini secara gratis
    2. Respirology Case Reports (https://onlinelibrary.wiley.com/page/journal/20513380/homepage/productinformation.html). Jurnal ini menampikan laporan kasus di bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi secara open access. Hingga November 2021, Respirology Case Reports merupakan jurnal Q3 dengan ranking SJR 0,3 (2020) menurut Scimago. Anggota APSR memperoleh potongan biaya publikasi bila mengirim naskah ke jurnal ini

Apakah itu Fellow of the Asian Pacific Society of Respirology (FAPSR)?

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 35 Tahun 2018 tentang Program Bantuan Biaya Fellowship bagi Dokter Spesialis, definisi fellowship adalah program pendidikan dan atau pelatihan profesi tambahan bagi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis dengan kurikulum dan pencapaian kompetensi sebagian dari subspesialis terkait. Dengan demikian, FAPSR adalah program profesi tambahan bagi dokter spesialis bidang penyakit paru dan kesehatan pernapasan yang diselenggarakan oleh APSR. Peraih FAPSR ditandai dengan penyematan gelar FAPSR di belakang nama.

Apa saja syarat FAPSR?

Terdapat dua kriteria seseorang untuk menjadi FAPSR, yaitu:

  1. Seorang dokter spesialis yang memiliki kompetensi dan kewenangan di bidang terkait penyakit paru dan kesehatan pernapasan yang telah berpraktek selama minimal lima tahun, dan
  2. Seorang dokter spesialis yang merupakan anggota aktif APSR, yaitu anggota yang aktif membayar iuran tahunan kepada APSR, atau merupakan anggota organisasi en-bloc APSR yaitu anggota dari organisasi profesi tingkat negara yang bernaung di bawah APSR; Perhimpunan Dokter Paru Indonesia merupakan satu-satunya organisasi en-bloc yang diakui APSR di Indonesia.

Pengajuan akan dinilai oleh penilai FAPSR yang berasal dari Indonesia setelah APSR menerima pengajuan keanggotaan FAPSR.
Biaya untuk satu kali pengajuan FAPSR adalah USD 100, dan tidak akan ditagihkan kembali di masa mendatang. FAPSR akan selalu aktif selama seseorang masih aktif sebagai anggota APSR.

Apabila keanggotaan aktif APSR berhenti, hak untuk memakai FAPSR otomatis dicabut. Namun apabila keanggotaan APSR diteruskan kembali, seorang FAPSR dapat memakai kembali gelar FAPSR tanpa harus mengurus dan membayar lagi pengajuan FAPSR.

Bagaimana cara mendaftar FAPSR?

Bila syarat-syarat keanggotaan APSR dan syarat-syarat FAPSR tersebut di atas sudah terpenuhi, silakan akses tautan berikut: https://www.apsresp.org/members/application/fapsr-input.php

Apa saja manfaat menjadi FAPSR di Indonesia?

FAPSR termasuk fellow yang dapat dikategorikan sebagai kompetensi tambahan namun hal ini masih perlu didiskusikan lebih lanjut antarpihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, unsur Ikatan Dokter Indonesia, dan unsur PDPI. Berdasarkan pengalaman penulis, gelar FAPSR dapat menjadi pertimbangan kompetensi tambahan dan otomatis meningkatkan kewenangan serupa subspesialis pada rumah sakit tertentu.

Di mana bisa mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai keanggotaan APSR dan FAPSR ini?

Semuanya dapat dibaca di halaman asli website APSR pada tautan berikut (dalam bahasa Inggris):

Apakah website ini bisa untuk mendaftar keanggotaan APSR dan FAPSR?

Website ini hanya menjelaskan dasar-dasar pengertian yang perlu diberikan kepada calon anggota APSR dan FAPSR di Indonesia, tidak untuk membantu proses pendaftaran itu sendiri.

Apabila akan melakukan pendaftaran anggota APSR, syarat dan ketentuan lengkap dapat dibaca di tautan berikut (dalam bahasa Inggris): https://www.apsresp.org/members/join.html

Apabila akan melakukan pendaftaran FPSR, syarat dan ketentuan lengkap dapat dibaca di tautan berikut (dalam bahasa Inggris): https://www.apsresp.org/members/fellows-apply.html

Pastikan semua syarat sudah terpenuhi.

Siapa saja orang Indonesia yang sudah terdaftar sebagai FAPSR?

Hingga November 2021, sudah terdapat 107 dokter spesialis yang terdaftar sebagai FAPSR. Jumlah ini tidak termasuk sejawat yang tidak bersedia disebut di dalam direktori FAPSR maupun yang sudah tidak aktif di APSR.

Dokter-dokter tersebut adalah:

  1. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  2. dr. Alfian Nur Rosyid, Sp.P, FCCP, FAPSR
  3. Dr. dr. Allen Widysanto, Sp.P, CTTS, FAPSR
  4. dr. Alvin Kosasih, Sp.P(K), MKM, FISR, FAPSR
  5. dr. Amira Anwar, Sp.P, FAPSR
  6. Dr. dr. Amira Permatasari Tarigan, M.Ked(P), Sp.P(K), FAPSR
  7. dr. Anak Agung Gde Upeksha, Sp.P, FAPSR
  8. dr. Andi Wijayanto, Sp.P, FAPSR
  9. dr. Angga Mardro Raharjo, Sp.P, FAPSR
  10. dr. Anna Febriani, Sp.P, FAPSR
  11. dr. Anung Sri Handayani, Sp.P, FAPSR
  12. dr. Arif Santoso, Sp.P(K), Ph.D., FAPSR
  13. dr. Azisman Saad, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  14. dr. Bambang Susilo Simon, Sp.P, FISR, FCCP, FAPSR
  15. dr. Bintang Bestari Soerjatno, Sp.P, FAPSR
  16. Dr. dr. Bintang Yinke Magdalena Sinaga, M.Ked(P), Sp.P(K), FAPSR
  17. dr. Bobby Singh, Sp.P, M.Kes, FISR, FAPSR
  18. dr. Catur Elvi Purnamawati, Sp.P, FAPSR
  19. dr. David Alvianto, Sp.P, FAPSR
  20. dr. Deddy Herman, Sp.P(K), MCH, FISR, FCCP, FAPSR
  21. dr. Desilia Atikawati, Sp.P, FAPSR
  22. dr. Dewi Wijaya, Sp.P, FAPSR
  23. dr. Dian Prastiti Utami, Sp.P, FAPSR
  24. dr. Dian Retnowati, Sp.P, FAPSR
  25. dr. Diana Septiyanti, Sp.P, FAPSR
  26. dr. Diyan Ekawati, Sp.P, FAPSR
  27. dr. Dwi Indrayati, Sp.P, M.Kes, FAPSR
  28. dr. Dwi Yulianti, Sp.P, FAPSR
  29. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K), FAPSR
  30. dr. Eviriana R. H. Simarmata, Sp.P, FAPSR
  31. dr. Farida Anggraini Soetedjo, Sp.P, FAPSR
  32. dr. Fauzijah Sri Rahmawati, Sp.P, FAPSR
  33. dr. Fenty Anggrainy, Sp.P(K), FAPSR
  34. dr. Ferry Dwi Kurniawan, Sp.P(K), Ph.D., FAPSR
  35. dr. Fitri Indahyanti, Sp.P, MMRS, FAPSR
  36. dr. Garinda Almaduta, Sp.P, FAPSR
  37. dr. Hana Khairina Putri Faisal, Ph.D., Sp.P, FAPSR
  38. dr. Hapsari Retno Dewanti, Sp.P, FAPSR
  39. dr. Harmi Rosianawati, Sp.P, FAPSR
  40. dr. Hayatun Naimah, Sp.P, FAPSR
  41. dr. Helmia Hasan, Sp.P(K), M.Pd.Ked, FCCP, FAPSR
  42. dr. Hendri Wiyono, Sp.P, FAPSR
  43. dr. Herry Priyanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  44. dr. Ida Ayu Jasminarti Dwi Kusumawardani, Sp.P, FAPSR
  45. dr. Irandi Putra Pratomo, Ph.D., Sp.P(K), FAPSR
  46. dr. Irmi Syafa’ah, Sp.P, FAPSR
  47. dr. Irvan Medison, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  48. dr. Isnin Anang Marhana, Sp.P(K), FISR, FCCP, FAPSR
  49. Dr. dr. Jamaluddin Madolangan, Sp.P(K), FAPSR
  50. dr. Jaswin Dhillon, Sp.P, FAPSR
  51. dr. Joko Susilo, Sp.P, FAPSR
  52. dr. Kolanda Maria Septauli, Sp.P, FAPSR
  53. dr. Kusmiati Tutik, Sp.P(K), FAPSR
  54. Dr. dr. Masrul Basyar, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  55. dr. Mega Senja, Sp.P, FAPSR
  56. dr. Mohamad Yanuar Fajar, Sp.P, MARS, FISR, FAPSR
  57. dr. Mohammad Subkhan, Sp.P, MM, FAPSR
  58. Dr. dr. Muhammad Fachri, Sp.P, FISR, FAPSR
  59. Mayor Laut (K) dr. Muhammad Irfan Ilmi, Sp.P, FAPSR
  60. Dr. dr. Mulkan Azhary, M.Sc., Sp.P., FAPSR
  61. Komisaris Polisi dr. Nanang Budi Pramono, Sp.P, M.Kes, FAPSR
  62. dr. Neni Sawitri, Sp.P, FAPSR
  63. dr. Ngakan Putu Parsama Putra, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  64. dr. Ni Wayan Candrawati, Sp.P, FAPSR
  65. dr. Nofiarni Yusril, Sp.P, FAPSR
  66. dr. Noni Novisari Soeroso, M.Ked(P), Sp.P(K), FAPSR
  67. dr. Nora Amalia, Sp.P, FAPSR
  68. dr. Novita Eva Sawitri, Sp.P, M.Kes, FAPSR
  69. dr. Nurfanida Librianty, Sp.P, FAPSR
  70. dr. Oea Khairsyaf, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  71. dr. Paulus Wibowo, Sp.P, FAPSR
  72. dr. Putri Suci Ramadhany, Sp.P, FAPSR
  73. dr. R. Fariz Nurwidya, Ph.D., Sp.P(K), FAPSR
  74. dr. Rahayu Widiati, Sp.P, FAPSR
  75. dr. Reni Ari Martani, Sp.P, M.Kes, FAPSR
  76. dr. Resti Yudhawati Meliana, Sp.P, FAPSR
  77. dr. Rezki Tantular, Sp.P, FAPSR
  78. dr. Ririen Razika Ramdhani, Sp.P, MARS, FAPSR
  79. dr. Rita Hapsari Meta Octaviani, Sp.P, FAPSR
  80. dr. Rizki Amalia Hardi, Sp.P, FAPSR
  81. dr. Rizky Andriani, Sp.P, FAPSR
  82. dr. Sabrina Ermayanti, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  83. dr. Sastia Rakhma, Sp.P, FAPSR
  84. dr. Siti Chandra Widjanantie, Sp.KFR(K), FAPSR
  85. dr. Steven Jonathan, Sp.P, FAPSR
  86. dr. Sukarti, Sp.P, M.Kes, FAPSR
  87. dr. Suryanti Dwi Pratiwi, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  88. Dr. dr. Susanthy Djajalaksana, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  89. dr. Sutan Hasibuan, Sp.P, FAPSR
  90. dr. Thahri Iskandar, Sp.P, FAPSR
  91. dr. Tina Reisa Harahap, Sp.P, FAPSR
  92. Dr. dr. Tri Agus Yuarsa, S.IKom, S.H. , M.H., Sp.P, M.Kes, MARS, FISR, FAPSR
  93. dr. Tri Wahju Astuti, M.Kes, Sp.P(K), FAPSR
  94. dr. Ulfahimayati, Sp.P, FAPSR
  95. dr. Ungky Agus Setyawan, Sp.P(K), FAPSR
  96. dr. Victor Paulus Manuhutu, Sp.P, FAPSR
  97. dr. Wahyu Agung Purnomo, Sp.P, FAPSR
  98. dr. Wahyu Antono, Sp.P, FAPSR
  99. dr. Wara Pertiwi, Sp.P, FAPSR
  100. dr. Wiendo Syahputra Yahya, Sp.P, FAPSR
  101. dr. Wiwin Is Effendi, Sp.P, Ph.D., FAPSR
  102. dr. Yessy Susanty Sabri, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  103. dr. Yunita Eka Wati, Sp.P, FAPSR
  104. dr. Yunita Puspitasari, Sp.P, M.Kes, FAPSR
  105. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  106. dr. Zarfiardy Aksa Fauzi, Sp.P(K), FISR, FAPSR
  107. dr. Zakiah Novianti, Sp.P, M.Kes, FAPSR

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *