Berada di garis terdepan perjuangan di masa pandemi ini, kondisi para petugas kesehatan tak boleh kita lupakan. Mereka adalah orang-orang yang setiap harinya tak bisa menolak untuk terus berhadapan dengan kemungkinan pajanan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19). Banyak sudah diantara mereka yang gugur karena penyakit ini. Namun perjuangan melawan COVID-19 harus dilanjutkan oleh teman-teman mereka, yang tak sempat berduka dan melakukan pelayanan terakhir pada orang-orang yang mereka kasihi. Kematian adalah realitas keseharian yang tak bisa dibendung, setiap hari angka-angka terus hadir membisukan hati. Mereka kelelahan, baik mental maupun fisik. Dalam kondisi yang membutuhkan dukungan pula, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada akhir 2020 menerbitkan aturan untuk dukungan kejiwaan dan fasilitas kesehatan bagi petugas kesehatan di masa pandemi ini. Selain itu para petugas kesehatan juga bisa mengakses dukungan untuk pelayanan jiwa dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan para psikolog dari Universitas Indonesia. Lalu seperti apa praktik baik yang dilakukan?
Silakan simak Seminar Awam Yayasan SEJIWA “Memahami Kondisi Petugas Kesehatan di Masa Pandemi” yang diselenggarakan pada Minggu 28 Maret 2021 dengan dr. Irandi Putra Pratomo, Ph.D., Sp.P(K), FAPSR sebagai salah satu narasumber yang mewakili petugas kesehatan yang berjuang selama pandemi COVID-19 ini.
